Wednesday 16 January (pass midnight)

January 21, 2008 at 2:02 pm (Uncategorized)

Malam ini kota ini masih terasa panas. Tapi malam ini juga angin bertiup dengan cukup kencang. Kata BMG sih beberapa hari kedepan akan ada hujan cukup deras. Prakiraan cuaca. Kebayang ga sih kalo ga pernah ditemukan cara untuk memperkirakan cuaca? Gimana ya? Aku jadi bingung ngebayanginnya. Mungkin itu disebabkan oleh karena ketidakpedulian ku terhadap prediksi cuaca tersebut. Ya tapi kalo lagi musim banjir dan badai kayak saat ini mungkin aku sedikit kasi perhatian lebih lah. Tapi what the heck. Aku pribadi sih ga pernah keberatan; mo hujan ato panas, mo kekeringan ato kebanjiran. Tapi ga juga sih. Kalo inget dulu pas kekeringan ampe mo mandi aja susahnya minta ampun ato pas ada badai trus jadi bingung ama kondisi kamar yang “terserang” air hujan dari segala penjuru (atap bocor, dari ventilasi, dari bawah pintu dan jendela kalo ga ketutup rapet). Itu baru dalam tingkatan ato skala yang sepele banget, repotnya udah minta ampun. Trus gimana ya rasanya orang-orang yang kena “bencana alam”? emang beneran bencana alam? Bukannya itu udah hukum alam? Jadi manusia ini yang pada bangga dengan predikat penguasa alam ini ga bisa well-adjusted. Ga bisa memanfaatkan alam dengan bijak? Ga mampu membaca tanda-tanda alam? Tidak menghargai alam? Kurang bersyukur atas alam ini? Padahal setiap detik alam dieksploitasi oleh kita para manusia.

No offense, sebenernya aku lagi ga ada inspirasi buat coret-coret disini. Daripada bengong akhirnya asal nulis aja deh (emang biasanya ga gitu ya?). Tapi intinya nih, aku ga selalu setuju kalo ada apa-apa langsung diklaim sebagai bencana. Ujung-ujungnya, manusia diposisikan sebagai korban yang perlu perhatian ekstra. Bukannya aku ga ber-peri kemanusiaan, tapi semua yang ada di dunia ini adalah mahluk Tuhan. So, be wise dalam menyikapinya. Tahu kan maksudnya. Hormati alam, kasihani sesama mungkin begitu ringkasnya ya. Oiya, tiba-tiba aja aku ada ide untuk nulis tentang flaws yang jadi kebiasaan bahkan I enjoyed it. Tapi tar dulu deh, jangan sekarang. Mungkin besok-besok yee.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.